8.12.18

Cara Membuat Minuman Probiotik Atasi Buah Matang Jadi Limbah

Permasalahan limbah buah-buahan kerap ditemui di pasar induk, petani buah, perusahaan supplier buah dan mal serta super market atau pasar modern. Penyortiran buah ukuran tertentu bagi pasar modern menghasilkan sisa buah ukuran diluar standar (non grade) maupun stock buah yang terlanjur matang belum terjual, dalam 1-2 hari akan menjadi limbah yang mengganggu lingkungan. Mengingat kandungan glukosa, vitamin dan mineral yang dikandungnya, dikenalkan alat Digester Pembuat Minuman Probiotik PMP 100 L. Dengan alat fermentasi, buah matang jelang membusuk dapat dijadikan minuman probiotik, sementara limbah pengolahan menadi bahan bakar etanol serta pupuk kompos.

Cara Membuat Minuman Probiotik Atasi Buah Matang Jadi Limbah


Digester Pembuat Minuman Probiotik PMP 100 L adalah paket lengkap bagi produksi 50 liter sari buah probiotik, sekaligus pemusnahan 100 kg limbah buah sayur per hari. Terdiri dari 1 tanki IBC Biodigester biogas BD 1000 L dan 5- sd 10 drum fermentasi (fermentor) ethanol kaps keseluruhan 500 liter, 1 destilator evaporator kaps 16 liter/ batch, 1 mesin penghancur limbah organik FMM 1200 ML, jerigen, pengukur kadar alkohol (alcohol meter), penghancur buah (Juice ecstractor) 200 liter, 50 unit gallon fermenter, perlengkapan instalasi biogas ( biogas pumps, paralon, slang serat, pemurnian methan, hingga kompor Bahenol - bahan bakar etanol) bagi energi pemanasan dalam proses destilasi.


Perolehan hasil dari paket alat Biodigester PMP 100 L ,setiap 5 hari, dari usaha pencegahan timbulnya limbah buah matang berkandungan gula (glukosa, selulosa) tinggi akan menghasilkan 50 liter minuman probiotik, 40 liter ethanol bahan bakar kompor (kadar mulai 60 %) dan pupuk kompos cair (POC) serta kompos padat.

Perolehan pendapatan dari bahan bakar nabati etanol 40 liter per 5 hari, 50 liter sari buah probiotik memberi keuntungan kepada kelompok sawdaya, usaha mikro kecil maupun masyarakat target program Bina Lingkungan ( Corporate Social Responsibility CSR).